“Special Offer” Penerimaan Mahasiswa Baru STIKes Yarsi Pontianak

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yayasan Rumah Sakit Islam Pontianak memberikan penawaran spesial (Special Offer) bagi seluruh lapisan masyarakat yang mendaftarkan diri menjadi mahasiswa Tahun Akademik 2019/ 2020.

Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua STIKes Yarsi Pontianak, Fajar Yousriatin saat ditemui diruang kerjanya pada Senin (15/7/2019) pagi.

“Penawaran spesial ini dalam bentuk ‘cash back’ dari biaya pengembangan sebesar 15% untuk masyarakat umum dan 20% untuk alumni yang mendaftarkan diri menjadi peserta didik di STIKes Yarsi Pontianak, kesempatan masih terbuka hingga 31 Agustus 2019 mendatang,” tutur Fajar.

Sementara itu, lanjutnya kuota penerimaan mahasiswa baru tahun ini kita tambah sekitar 75% dari tahun-tahun sebelumnya, bisa Anda bayangkan bahwa kesempatan untuk menjadi perawat profesional bersama kami terbuka lebar dan luas sekali.

Biaya kuliahnyapun bisa dibayar secara bertahap, selain banyak kemudahan dan keringan yang kami berikan dasi sisi administrasi, dari akademiknya kami membuka kelas reguler dan non reguler atau alih jenjang dari DIII ke S1 serta tahap profesi.

Saat ini kami juga sedang melakukan proses merger antara STIKes Yarsi dan Akfar Yarsi Pontianak, dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi kami akan upgrade menjadi Universitas, mohon doa dari seluruh pihak dan masyarakat.

Untuk Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait unit kerja dan pelayanan bisa melakukannya melalui daring dengan mengakses www.stikesyarsi-pontianak.ac.id arahkan kursor ke panel ‘Informasi Publik’ selanjutnya turunkan kursor kebawah dan klik ‘permohonan informasi’ isi formulir serta pertanyaan yang anda inginkan, tim support komunikasi dan Informasi kami akan segera menindaklanjuti.

“Khusus masyarakat yang membutuhkan informasi terkait Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bisa langsung menghubungi call center kami melalui sambungan telepon atau whatapps di nomor 0821 – 5252 – 0500 seluruh pertanyaan akan dijawab langsung oleh merketing kampus selaku operator PMB,” tutup Fajar. (Kominfo)