Akper Yarsi Samarinda dan STIKes Yarsi Pontianak Jalin Kerjasama Publikasi

Akademi Keperawatan Yayasan rumah Sakit Islam Samarinda dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak menjalin hubungan kerjasama dibidang publikasi. Perjanjian tersebut dituangkan dalam bentuk penandatanganan Memorandum Of Understanding antara kedua belah pihak.

Dalam rangka mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik di era Revolusi Industri 4.0, Akademi keperawatan (Akper) Yayasan Rumah Sakit Islam Samarinda bersama STIKes Yarsi Pontianak, berkomitmen menjalin hubungan kerjasama bidang publikasi jurnal. Sebagai bentuk keseriusan, perjanjian diaplikasikan dalam penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU) antara kedua belah pihak.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Ns. Diena Juliana, S.Kep., RN., M. Kes didampingi Kepala Unit Penjaminan Mutu (UPM) STIKes Yarsi Pontianak, Ns. Fauzan Alfikrie, M. Kep saat melakukan kunjungan kerja ke Akper Yarsi Samarinda – Kalimantan Timur mengatakan, kerjasama ini akan terus berlanjut hingga level berikutnya dengan motto “Maju Bersama.”

Diena menambahkan, salahsatu isi perjanjian yang disepakati bersama adalah saling tukar publikasi jurnal, serta include sebagai reviewer. Sisi lainnya lanjut Diena, pihaknya mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga atas sambutan dan penerimaan yang sangat baik serta luar biasa dari pihak Akper Yarsi Samarinda saat kunjungan berlangsung.

Kedepan kita akan berusaha memaksimalkan peluang kerjasama antar Perguruan Tinggi lainnya, mengingat, saat ini pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa di era Revolusi Industri 4.0 sangat tinggi, untuk itu kami akan berusaha keras dalam mempersiapan sistem pembelajaran yang lebih inovatif seperti penyesuaian kurikulum pembelajaran, meningkatkan kemampuan Institusi dan mahasiswa dalam hal data Information Technology (IT), Operational Medical Technology (OMT), Internet of Things (IoT), dan Big Data Analitics.

Dalam ranah penelitian kami juga akan mencoba untuk “Mengintegrasikan objek fisik yang dikonversi kedalam bentuk digital, agar nantinya lulusan kami bisa lebih kompetitif serta terampil terutama dalam aspek data literacy, technological literacy and human literacy,” tutup Diena. (Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *