Akfar dan STIKes Yarsi Pontianak “Menuju Universitas”

Akademi Farmasi dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yayasan Rumah Sakit Islam Pontianak menggelar rapat penggabungan antara dua institusi pendidikan kesehatan menjadi Universitas. Rapat digelar diruang kerja Ketua STIKes Yarsi pada Jum’at (12/10/2018) pagi.

Upgrade dua institusi pendidikan bidang kesehatan yang bernaung dibawah Yayasan Rumah Sakit Islam Pontianak, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan dan Akademi Farmasi menggelar rapat internal antar pejabat utama. Rapat yang berlangsung diruang kerja Ketua STIkes Yarsi tersebut membahas tindaklanjut serta pematangan persiapan terkait penggabungan STIKes dan Akfar menjadi Universitas.

Ketua STIKes Yarsi Pontianak, Fajar Yousriatin, M. Kes mengatakan, dari sekian agenda rapat yang digelar, diantaranya membahas tentang tindaklanjut dan pematangan persiapan (STIKes dan Akfar) untuk merger. Penggabungan dua institusi ini merupakan langkah awal kami untuk menjadi salahsatu universitas bidang kesehatan terbaik di Indonesia.

Diharapkan segala sesuatunya bisa berjalan dengan lancar dan tanpa halangan, “Mohon doa serta dukungan dari seluruh masyarakat agar kami bisa menjalankan amanah ini dengan baik dan benar, koreksi kami jika salah,” ungkap Fajar.

Sementara itu, dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Direktur Akfar Yarsi Pontianak, Adhisty Kharisma Justicia, MSc, Apt., bersama para wakilnya yang telah menyempatkan diri menghadiri merger Meeting hari ini, tutup Fajar.

Sebagaimana diketahui bahwa, merger Perguruan Tinggi Swasta merupakan salahsatu target nasional yang ditetapkan oleh Kemenristekdikti hingga akhir 2019, dengan angka pengurangan mencapai 1000 PTS.

Di sisi lain, sesuai keterangan dari Badan Pembina Harian STIKes Yarsi Pontianak sebelumnya, Dr. H. Fachrurazi, M.M bahwa, Negara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab telah siap mengucurkan dana hingga triliunan rupiah untuk pembangunan Universitas Yarsi Pontianak. (Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *