Stase Komunitas Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Angkatan 6

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak, melalui Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Angkatan 6 menggelar ‘Stase Komunitas’ dikawasan Desa Madusari, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Kegiatan yang merupakan salah satu proses pendidikan di STIKes Yarsi Pontianak ini telah dimulai sejak 15 April dan akan berakhir pada 31 Mei 2019 Mendatang.

Selama kurang lebih 7 minggu, puluhan mahasiswa Pendidikan Profesi Ners angkatan 6 berada di kawasan Desa Madusari, Kabupaten Kubu Raya untuk melaksanakan dan menyelesaikan rangkaian tugas yang juga merupakan proses pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak.

Peraih Cumlaude angkatan 6 STIKes Yarsi Pontianak, Suci Nurwijayanti mengatakan, ada sejumlah program kesehatan yang akan digelar di Desa Madusari, polanya akan disesuaikan dengan kehidupan, keseharian dan kebutuhan masyarakat.

“Program kesehatan yang kami buat dan terapkan di Desa Madusari ini terdiri dari program upaya peningkatan kesehatan (Promotif), Pencegahan Penyakit (Preventif) dan Penyembuhan (Kuratif), tentu saja nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan desa yang terangkum dalam Stase Komunitas,” tutur Suci.

Sementara itu Wakil Ketua 3, Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerjasama dan Informasi, Ns. Masmuri, M. Kep dalam sesi audiensi bersama warga di Desa Madusari mengungkapkan, dirinya berharap dengan hadirnya mahasiswa-mahasiswi STIKes Yarsi Pontianak di Desa Madusari bisa membawa manfaat positif bagi warga sekitar.

“Semoga dengan hadirnya mahasiswa kami di Desa Madusari bisa memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, karena selain akan memberikan informasi terkait indikator dasar tentang hidup sehat, mereka juga akan melakukan pendataan, menganalisa dan mencari jalan keluar bersama petugas kesehatan,” pungkasnya.

Alumni S2 Keperawatan Universitas Indonesia ini menambahkan, dirinya mewakili manajemen STIKes Yarsi Pontianak juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga Desa Madusari, termasuk di dalamnya adalah Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Rukun Warga hingga Rukun Tetangga yang telah menerima mahasiswa STIKes Yarsi dengan baik.

Dirinya berharap kehadiran mahasiswa STIKes Yarsi bisa memberikan impact yang luar biasa, ditandai dengan meningkatnya taraf kesehatan di masyarakat dan menurunnya angka kematian bayi di Desa Madusari.

“kami akan berusaha memberikan bimbingan terbaik kepada mahasiswa yang saat ini sedang berada dilapangan, bimbingan tersebut bertujuan agar hasil dari stase komunitas ini bisa lebih dari maksimal,” tutup Masmuri. (Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *