Rara, Mahasiswi STIKes Yarsi Pontianak ini Berhasil Sandang Gelar “Putri Etnic & Kebaya Provinsi Kalimantan Barat

Rara Ichzawynia, salah satu mahasiswi STIKes Yarsi Pontianak berprestasi ini, selain aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) juga menjabat sebagai Menteri Sosial Masyarakat, dengan menyandang gelar Putri Etnic dan Kebaya Provinsi Kalimantan Barat periode 2019 – 2020.

Rara yang sering disapa Ara saat ini sedang menempuh pendidikan di semester 6, Program Studi Ners (S1 Keperawatan) mengatakan, bahwa menjadi Putri Ethnic dan Kebaya akan aktif dalam berbagai kegiatan sosial pada bulan suci Ramadan tahun ini.

Selama menempuh pendidikannya di STIKES Yarsi Pontianak, ia pernah meraih beasiswa yang diberikan oleh kampus karena berhasil meraih peringkat IPK tertinggi kedua di kelasnya.

Hingga terakhir kalinya, Ara masih memegang IPK 3,5 dirinya berikrar akan terus meningkatkan semua nilai dari sejumlah mata kuliah hingga akhir perjalanan studinya.

Belajar juga tidak membuat ia lemah, jauh dari kedua orangtuanya bukan alasan yang untuk menjadi manja dalam menempuh pendidikan.

Alasannya dalam memilih jurusan Keperawatan ialah karena sekali lagi ia pernah gagal untuk menjadi dokter gigi.

Sehingga Ara pun memutuskan untuk menjadi perawat, alasannya karena tetap bisa berdampingan dengan para dokter dan mengurus pasien secara profesional.

Ia juga menjelaskan bahwa “di STIKes Yarsi Pontianak juga belajar jenis obat-obatan, gizi, diagnosa serta analisis berbagai macam penyakit maupun luka namun levelnya tidak spesifik seperti seorang dokter. Untuk mendapatkan spesifikasi ilmu kedokteran kita harus sekolah lagi, ilmu itu polanya semakin kita gali semakin dalam, kesimpulannya jangan pernah berhenti ataupun bosan untuk belajar,” tutup Ara. (Kominfo)

 

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Rara Ichzawynia, Tak Menyerah Meski Pernah Gagal Tes Masuk Kuliah

Penulis: Maudy Asri Gita Utami

Editor: Dian Lestari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *