Peran Perawat Menuju ‘Indonesia Sehat 2025’

Tujuan pembangunan kesehatan menuju Indonesia Sehat 2025 adalah meningkatnya kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap individu, harapannya, agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya bisa terwujud.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dunia membutuhkan Sumber Daya Manusia yang berkompeten dibidangnya.

Pertanyaannya, Siapa SDM termaksud?

Jawabannya tentu saja, “Perawat Profesional”.

Mari kita cari tahu apa itu perawat profesional, dimana bisa menemukannya dan bagaimana cara bergabung menjadi bagian barometer kesehatan Indonesia.

Perawat adalah seorang yang memiliki kemampuan dan kewenangan melakukan tindakan keperawatan berdasarkan ilmu yang dimiliki, yang diperoleh melalui pendidikan keperawatan (UU kesehatan No 23 tahun 1992).

Sementara itu, pelayanan keperawatan adalah layanan profesional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan berdasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan, berbentuk pelayanan Bio Psiko, Sosial, Spiritual dan komprehensif, ditujukan kepada individu, kelompok dan masyarakat baik sehat maupun sakit yang mencakup seluruh daur kehidupan manusia.

Keperawatan juga merupakan ilmu terapan yang menggunakan keterampilan intelektual, teknikal dan interpersonal serta menggunakan proses keperawatan dalam membantu masyarakat mencapai tingkat kesehatan optimal.

Pelayanan keperawatan yang diberikan didasarkan pada pengetahuan dan kompetensi di bidang ilmu keperawatan yang dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan, dan tuntutan globalisasi.

Pelayanan kesehatan termasuk pelayanan keperawatan yang dilakukan secara bertanggungjawab, akuntabel, bermutu, dan aman.

Seorang Perawat dituntut harus terampil, cerdas dan komunikatif sehingga dapat menjalankan peran dan fungsinya dengan baik sesuai kode etik.

Sebagai profesi, pelayanan yang diberikan harus profesional, memiliki kompetensi dan memenuhi standar praktik keperawatan.

Pelayanan yang diberikan perawat berdasarkan cita-cita luhur, niat yang murni untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat tanpa membedakan bangsa, suku, warna kulit, umur, jenis kelamin, agama serta status sosial.

Oleh karena itu, telah ditetapkan bahwa penataan praktik keperawatan harus berlandaskan pada; perikemanusiaan, nilai ilmiah, etika, manfaat, keadilan, perlindungan, kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Seorang perawat profesional harus mampu menjalankan peran dan fungsinya dengan baik, peran perawat di antaranya sebagai pelaksana pelayanan keperawatan, pendidik, koordinator pelayanan kesehatan, innovator (pembaharu), organisator (pengorganisasi pelayanan kesehatan), role model (panutan), fasilitator dan pengelola (manajer).

Perawat juga berfokus pada kebutuhan kesehatan masyarakat secara holistik, meliputi upaya mengembalikan kesehatan emosional, spiritual, dan sosial.

Melengkapi strategi agar akses Menuju Indonesia Sehat 2025 bisa berjalan mulus, pemerintah telah menetapkan enam program prioritas, yaitu; Promosi Kesehatan, Kesehatan Ibu dan Anak, Peningkatan Gizi, Kesehatan Lingkungan, Pemberantasan Penyakit Menular dan pengobatan dasar.

Untuk mendapatkan ilmu pengetahuan maksimal tentang kesehatan yang mengacu pada enam program pemerintah tersebut, anda bisa mendapatkan dan menemukannya di STIKes Yarsi Pontianak.

Caranya, segera daftarkan diri ataupun putra/ putri anda menjadi peserta didik di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak, Jl. Panglima A’im, No. 1, Kecamatan Pontianak Timur – Kalimantan Barat.

Selain offline, pendaftaran juga bisa melalui daring dengan mengakses www.stikesyarsi-pontianak.ac.id selanjutnya klik kanal PMB ONLINE, klik Form Pendaftaran maka otomatis anda akan di direct menuju landing page pendaftaran yang terintegrasi dengan layanan satu pintu STIKes Yarsi Pontianak.

Atau klik icon daftar online dibawah ini:Jika butuh Informasi terkait Pendaftaran Mahasiswa Baru STIKes Yarsi Pontianak Tahun Akademik 2019/ 2020, segera hubungi Call Center kami: 0821 5252 0500

“Bergabunglah di STIKes Yarsi Pontianak, pastikan masa depan sebagai tenaga kesehatan profesional ditangan anda…” (Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *