Santri Tahfidz Qur’an International HPAIC Ikuti Program Sit-In Class STIKes Yarsi Pontianak

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yayasan Rumah Sakit Islam Pontianak membuka program Sit-In Class (SIC) bagi peserta didik setingkat SMA. Melalui program ini, siswa dapat mengikuti perkuliahan sesuai program studi yang diinginkan.

Ketua STIKes Yarsi Pontianak, Fajar Yousriatin mengatakan, melalui program ini, kami memberi kesempatan kepada future students untuk merasakan sensasi aktivitas kelas secara langsung, realtime bersama mahasiswa dan dosen.

STIKes Yarsi Pontianak menyediakan dua program studi yang bisa diikuti oleh siswa Sit-In Class, yaitu Prodi DIII Keperawatan dan Pendidikan Ners (S1) dengan sesi pertemuan hingga tiga kali dalam satu hari. “Program ini terbuka bagi seluruh anak bangsa yang berniat untuk melanjutkan pendidikan di bidang kesehatan,” tutur Fajar.

Ditambahkannya, pada Rabu (14/11/2018) siang, dengan hadirnya program SIC, diharapkan bisa membantu dan mampu mendidik masyarakat dalam menentukan pilihan program studi yang tepat sasaran. “Pasalnya selama ini masih banyak siswa salah masuk jurusan karena minimnya pengetahuan terhadap pilihan yang dituju,” tutup Fajar.

Sementara itu, seorang penghafal Al-Qur’an 30 juz (Hafidzah) selaku peserta Sit In Class yang berasal dari Pesantren Tahfidz Qur’an International (HPAIC, Yogyakarta), Marwa Qatrunnada As Sajidah mengungkapkan, motivasinya ikut dalam program SIC ini adalah untuk mencari gambaran terkait proses pembelajaran, fasilitas serta keunggulan lainnya yang dimiliki oleh STIKes Yarsi Pontianak.

“Saya merasa senang dengan konsep yang diterapkan oleh para dosen disini (STIKes Yarsi Pontianak) dalam memberikan materi kepada mahasiswanya, kalimat perkata yang diucapkan terpapar dengan jelas, tegas dan ringan, sehingga mudah dimengerti, selain itu STIKes Yarsi Juga memiliki sejumlah fasilitas penunjang sesuai dengan yang dibutuhkan oleh para peserta didik,” pungkasnya. (Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *