200 Siswa Di Kecamatan Sandai Daftarkan Diri Menjadi Mahasiswa STIKes Yarsi Pontianak

Ratusan Siswa dari sejumlah sekolah yang berada di Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat mendaftarkan diri menjadi mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Pendaftaran kolektif tersebut di akomodir oleh salah satu tim promosi PMB 2019 STIKes Yarsi sejak Senin (4/2/2019) pagi.

Sedikitnya 200 siswa – siswi tingkat akhir dari sejumlah sekolah, diantaranya SMKN 1 Sandai, yang berada di Jalan Lintas Provinsi, Kelurahan Muara Jekak, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, mendaftarkan diri menjadi mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu kesehatan Yayasan Rumah Sakit Islam Pontianak.

Pendaftaran secara kolektif tersebut diakomodir langsung oleh Tim 1, yang diketuai oleh Ns. Priyo Sasmito, MM.Kes., dibantu oleh Jailani, S. Kom., Islamiyati dan Mufima, S. Kep, Ns., selaku penanggungjawab kebutuhan transportasi dan akomodasi.

Ketua Tim 1, Priyo Sasmito mengatakan, terhitung sejak keberangkatan tim yang dipimpinnya pada minggu pertama di bulan Februari 2019 hingga hari ini, Kamis (7/2/2019), jumlah pendaftar seKecamatan Sandai telah mencapai angka 200 pendaftar dan terus bertambah, angka tersebut merupakan akumulasi perhitungan dari sejumlah sekolah.

“Mengukur efesiensi waktu dan optimalisasi hasil, kami putuskan bertolak dari Pontianak pada Minggu (3/2/2019) siang, sehingga pada Senin Pagi kami sudah bisa melakukan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru dan ternyata hasilnya cukup memuaskan,” ungkap Priyo.

Dari Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, lanjutnya, “kami akan melakukan penyisiran hingga Kecamatan Tayan dan sekitarnya. Jika memungkinkan, kami juga akan menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pemeriksaan kesehatan gratis, jika tidak memungkinkan kegiatan tersebut akan dilaksanakan oleh tim berikutnya, tutup Priyo.

Sebagaimana diketahui bahwa, STIKes Yarsi Pontianak membentuk 8 tim khusus untuk melakukan promosi penerimaan mahasiswa baru tahun ini. Delapan tim tersebut akan disebar ke 14 Kabupaten Kota di kalimantan Barat. Artinya gaung keseriusan STIKes Yarsi mencetak tenaga kesehatan profesional dari pedalaman Kalimantan untuk Indonesia bukan isapan jempol belaka.

Selain membantu program pemerintah dibidang penyedia tenaga kesehatan yang handal, STIKes Yarsi Pontianak juga berkomitmen ikut mewujudkan impian bangsa yang besar ini dalam bentuk pembangunan kesehatan, menuju Indonesia Sehat 2025 sesuai dengan standar dan etika profesi. (Kominfo)