Stikes Yarsi Pontianak Terpilih Menjadi Responden LIPI – BNNP Kalbar

Pontianak – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Indonesian Institute Of Sciences), bidang Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan (P2KK-LIPI) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat, Politeknik Kesehatan dan Stikes Yarsi Pontianak, menggelar Survey Gaya Hidup Masyarakat Perkotaan.

Sedikitnya duapuluh tiga mahasiswa Program Studi S1 dan DIII Keperawatan, didampingi oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Stikes Yarsi Pontianak, Ns. Diena Juliana, S. Kep., RN, M. Kes, mengikuti kegiatan lintas instansi yang di akomodir oleh LIPI, BNN dan Poltekkes Pontianak. Kegiatan dilaksanakan dikawasan Balai Pertemuan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yayasan Rumah Sakit Islam Pontianak, pada Kamis (6/9/2018) Sore.

Survey yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui atau mendapatkan gambaran gaya hidup khususnya masyarakat perkotaan secara acak, dengan sasaran 5200 orang responden terdiri dari pelajar dan mahasiswa yang ada di 13 kota.

Koordinator lapangan, Nurul Amaliyah, SKM. M. Sc, mengatakan, kegiatan dikemas dalam bentuk pengumpulan data primer dan sekunder, target utama wilayah jelajah adalah Kota Pontianak dengan rentang waktu perjalanan selama delapanbelas hari kerja serta melibatkan duabelas Enumerator.

Salahsatu Ketua Jurusan di Poltekkes Pontianak ini menambahkan, pada dasarnya survey yang dilakukan memiliki tiga segmen kuisioner diantaranya golongan pelajar, rumah tangga dan pedagang. Sementara itu “hasil akhir pengolahan data dari survey yang dilakukan akan dirumuskan oleh pihak LIPI dan BNN, sebagai Program Owner”, ungkap Nurul. (Kominfo)

4 tanggapan untuk “Stikes Yarsi Pontianak Terpilih Menjadi Responden LIPI – BNNP Kalbar

  • 12/09/2018 pada 21:07
    Permalink

    LIPI BNNP KalBar… terimakasih ats kepercayaannya… menjadikan STIKes Yarsi sebagai responden dalam rangka survey gaya hidup masyarakat perkotaan

  • 12/09/2018 pada 21:11
    Permalink

    Penggelapan mobil….? Astaqfirullah al-aziim… parah tuch sang mantan Dosen… mungkin sang mantan lupa jika kehidupan ini hanya sementara… dan roda kehidupan selalu berputar…
    Semoga sang mantan dibukakan hati dan fikirannya…

  • 12/09/2018 pada 21:16
    Permalink

    Waaahhhhh… ada lagi mantan dosen jadi Ketua STIKes GADUNGAN…. PARAH… PARAH…
    Semoga sanak keluarga ketua STIKes GADUNGAN sabar… tabah… dan selalu berdoa agar yang bersangkutan sembuh dari penyakit wahamnya… serta dapat kembali ke jalan yang lurus dan benar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *