Seminar Nasional Pendidikan & Bedah Buku

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan dan Akademi Farmasi Yayasan Rumah Sakit Islam Pontianak – Kalimantan Barat, menggelar Seminar Nasional Pendidikan dan Bedah Buku. Kegiatan berdurasi 180 menit tersebut menghadirkan Dr. Sampurno A. Chaliq, MBA., selaku narasumber sekaligus penulis “Keajaiban Al-Qur’an Dalam Perspektif Ilmu Pengetahuan”. Bertempat di Aula STIKes Yarsi Pontianak, pada Selasa (5/3/2019) pagi.

Seminar Nasional Pendidikan dan Bedah Buku digelar oleh Dua Institusi Pendidikan bidang kesehatan yang bernaung dibawah Yarsi Pontianak. Kegiatan dalam rangka Milad Ke-19 Akademi Farmasi dan Milad Ke-35 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak tersebut, menghadirkan mantan Kepala Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM RI) tahun 2001-2006, Dr. Sampurno A. Chaliq, MBA.

Dalam sambutannya, Sampurno mengatakan, terkait bedah buku hasil karyanya berjudul “Keajaiban Al-Qur’an Dalam Perspektif Ilmu Pengetahuan” akan sangat membantu dirinya dalam menulis buku selanjutnya karena kritik dan saran dari para audience sangat dibutuhkan oleh seorang penulis.

“Pada dasarnya tidak ada pengertian secara harfiah terkait bedah buku, namun jika dikutip dari beberapa sumber, bedah buku atau yang biasa dikenal dengan resensi buku secara sederhana dapat diartikan dengan: Sebuah kegiatan mengungkap kembali isi suatu buku secara ringkas dengan memberikan saran terkait kekurangan serta kelebihan buku tersebut, tentu saja dengan barometer menurut aturan yang berlaku secara umum atau yang telah ditentukan,” tutur Sampurno.

Sebagaimana diketahui bahwa, Buku berjudul “Keajaiban Al-Qur’an Dalam Perspektif Ilmu Pengetahuan” mengupas tuntas tentang dimensi ruang dan waktu, alam semesta dan sang maha pencipta, melalui sudut pandang subjektif seorang hamba yang berpegang teguh pada Al-Qur’an.

Kegiatan berdurasi 180 menit tersebut, dihadiri oleh Bapak Ruslan Aspan selaku salah satu Pendiri Yarsi Pontianak, Sekretaris Eksekutif Yayasan, Sukarsih, Badan Pembina Harian, Fachrurazi, Ketua STIKes Yarsi Pontianak, Fajar Yousriatin, Direktur Akfar Yarsi Pontianak, Adhisty Kharisma Justicia, mahasiswa STIKes dan Akfar serta sejumlah siswa-siswi dan guru Sekolah Menegah Tingkat Atas yang ada di kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. (Kominfo)