Revitalisasi Pengelolaan Jurnal Berbasis Open Journal System

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yayasan Rumah Sakit Islam Pontianak mengikuti Revitalisasi Pengelolaan Jurnal Berbasis Open Journal System (OJS) yang diselenggarakan oleh Politeknik Kesehatan Kemenkes Pontianak, dikawasan kampus Poltekkes, Jalan Dr. Soedarso, Kelurahan bangka Belitung Laut, Kecamatan Pontianak tenggara – Kalimantan Barat.

Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) bukan hanya ditandai dengan penemuan benda fisik kasat mata yang berfungsi untuk meringankan aktivitas hidup manusia, melainkan juga mencakup perkembangan budaya dan ilmu sebagai buah pemikiran manusia itu sendiri.

Karya ilmiah merupakan salah satu wujud khasanah ilmu terukur yang berperan sangat besar dalam mewarnai perkembangan IPTEK, khususnya di Indonesia, karena publikasi merupakan jalan penuh kebermanfaatan dalam analogi untuk membuka jendela dunia baru.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Yarsi Pontianak, Diena Juliana, mengatakan, penggunaan publikasi berbasis elektronik (e-journal) menjadi kewajiban bagi sebuah perguruan tinggi jika ingin dikenal oleh masyarakat internasional.

Sementara itu, Kepala BAAK STIKes Yarsi Pontianak, Ruhil Iswara menjelaskan, Open Journal System itu meliputi seluruh aspek penerbitan jurnal online, di mulai dari pembuatan website hingga tugas operasional, seperti proses submisi penulis, peer review, pengeditan, publikasi, archives dan indeks jurnal.

Selain itu, lanjut Ruhil, dari sejumlah fungsi OJS diantaranya adalah “Membantu pengaturan aspek pengguna dalam menyusun sebuah jurnal, termasuk menyimpan track hasil kerja editor, reviewer, penulis, bantuan menggunakan koresponden, serta menyediakan akses terbuka (open access) bagi pembaca,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui bahwa, pihak yang berperan sebagai user dalam OJS ialah seluruh tim redaksi jurnal yang bersangkutan. Oleh karena itu, manajemen OJS sudah tentu harus dipahami bersama oleh seluruh tim redaksi dalam jurnal.

Diharapkan dengan adanya revitalisasi OJS ini dapat memberikan pemahaman terkait manajemen pengelolaan jurnal sesuai standar akreditasi nasional serta bisa menjadi platform strategi untuk pengindeksan jurnal pada database internasional. (Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *