Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019 #SiapUntukSelamat

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak Bekerjasama dengan Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI), Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) serta Akademi Farmasi Yarsi Pontianak menggelar Workshop Penanggulangan Bencana Kebakaran di aula pertemuan STIKes Yarsi Pontianak, pada Jum’at (26/4/2019) pagi.

Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional tahun 2019, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak bersama sejumlah instansi terkait (HIPGABI dan BNPB), menyelenggarakan Workshop Penanggulangan Bencana Kebakaran, diikuti ratusan mahasiswa staf dan sejumlah pemateri.

Salah satu pemateri dari HIPGABI, Fauzan mengatakan tindakan penting saat menghadapi bencana, baik itu bencana alam maupun kebakaran adalah, berusaha agar tidak panik.

“Jangan panik, berusahalah tetap tenang dan berfikir jernih, agar kita bisa mengambil langkah penyelamatan, minimal penyelamatan diri sendiri dan orang yang berada didekat atau sekitar kita” tutur Fauzan.

Selanjutnya, tambah Fauzan, siapkan jalur evakuasi, bagian ini sangat penting karena menyangkut jumlah korban, jika salah dalam meberikan instruksi evakuasi akibatnya akan fatal.

Fasilitas transportasi dan evakuasi sangat dibutuhkan pasca bencana, untuk itu dihimbau untuk segera melakukan komunikasi dengan pihak terkait, tujuan akhir dari sistem komunikasi ini adalah bala bantuan.

Rangkaian akhir dalam alur evakuasi adalah mempersiapkan sarana dan prasarana medis, sumber listrik, air bersih, makanan siap saji dan dapur umum, selebihnya akan dibantu oleh para sukarelawan.

Terkait materi hari ini, Fauzan menjelaskan, sangat penting karena menyangkut langkah antisipasi bencana kebakaran yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Sementara itu Ketua STIKes Yarsi Pontianak, Fajar Yousriatin, saat ditemuai diruang kerjanya setelah kegiatan workshop berakhir mengungkapkan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada para pemateri, tamu undangan dan peserta didiknya yang telah menghadiri kegiatan yang dimaksud.

Penjelasan dari pemateri sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan kami dalam mengantisipasi bencana kebakaran, bagaimana tidak, paparan mengenai manajemen penanganan kebakaran sangat detil, dari pengenalan ancaman kebakaran, peralatan yang harus di persiapkan hingga jalur evakuasi.

Tentu saja tambahan ilmu hari ini terkait Kesiapsiagaan Bencana akan terekam di memori kami, dan yang pasti mulai saat ini, “Kami Siap Untuk Selamat”, tutup Fajar. (Kominfo)