Skip to main content

STIKes Yarsi Pontianak

Perkuat Kesiapsiagaan, STIKes YARSI Pontianak Selenggarakan Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla Kubu Raya

Pontianak, 26 Agustus 2026 – STIKes YARSI Pontianak menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 Provinsi Kalimantan Barat, khususnya untuk wilayah Kabupaten Kubu Raya di STIKes YARSI Pontianak. Kegiatan ini diselenggarakan oleh STIKes YARSI Pontianak dengan melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuburaya, Organisasi Perangkat Daerah, Ormas, RSU YARSI Pontianak serta Akfar YARSI Pontianak

Sumber foto: Detik News 30 Juli 2026

Keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari perhatian bersama terhadap dampak Karhutla, khususnya terhadap kesehatan masyarakat. Sebagai institusi pendidikan di bidang kesehatan, STIKes YARSI Pontianak turut mengambil peran melalui koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi Karhutla yang tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan akibat paparan asap. Oleh karena itu, koordinasi dan kesiapan dalam penanganan Karhutla menjadi hal penting untuk membantu melindungi masyarakat dari berbagai dampak yang ditimbulkan. 

Persiapan menuju rapat koordinasi ini sesungguhnya telah dimulai sejak sehari sebelumnya. Pada Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB, tim STIKes YARSI Pontianak melakukan peninjauan langsung ke lokasi dan posko di wilayah terdampak Karhutla. Peninjauan lapangan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi wilayah serta kebutuhan yang diperlukan guna mendukung operasional posko. 

Selain peninjauan lokasi, kesiapan di lapangan juga didukung melalui serah terima petugas posko dari Civitas Akademika STIKes YARSI Pontianak. Sistem penugasan bergantian ini diterapkan agar keterlibatan civitas akademika tetap terkoordinasi dan pelayanan di posko terus mendapat dukungan yang optimal.

Rangkaian persiapan dan pelaksanaan rapat koordinasi ini menunjukkan komitmen STIKes YARSI Pontianak, bersama seluruh jajaran pimpinan, dalam menangani berbagai persoalan yang menyangkut keselamatan, kesehatan masyarakat, hingga lingkungan. Langkah ini sekaligus menjadi awal untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kalimantan Barat, terutama Kabupaten Kubu Raya.

Ke depan, STIKes YARSI Pontianak berharap rapat koordinasi ini dapat menjadi fondasi bagi kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi potensi Karhutla Tahun 2026, sekaligus mendukung upaya perlindungan masyarakat dari dampak kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan.