Skip to main content

STIKes Yarsi Pontianak

STIKes YARSI Pontianak Selenggarakan Pendampingan Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen ke Lektor Kepala Tahun 2026

Pontianak, 22 Agustus 2026 — STIKes YARSI Pontianak menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen ke Lektor Kepala Tahun 2026 di Aula STIKes YARSI Pontianak. Kegiatan ini menghadirkan Ibu Noorhayati, S.E., M.M., selaku Penelaah Teknis Kebijakan LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, sebagai narasumber. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Wakil STIKes YARSI Pontianak, Perwakilan Akademi Farmasi YARSI Pontianak, jajaran struktural serta dosen dari STIKes serta Akademi Farmasi YARSI Pontianak.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari ketua STIKes YARSI Pontianak. Dalam sambutan beliau menyampaikan bersyukur atas perkembangan STIKes YARSI Pontianak yang pada tahun 2020 belum memiliki dosen dengan jabatan Lektor, namun pada tahun 2026 telah memiliki 16 dosen berjabatan Lektor.

Melalui kegiatan pendampingan ini, beliau berharap para dosen dapat memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai persyaratan dan teknis pengusulan kenaikan jabatan akademik serta memanfaatkan kesempatan ini menjadi wadah diskusi dan pendampingan. Ke depan, STIKes YARSI Pontianak dan Akademi Farmasi YARSI Pontianak  segera memiliki Jabatan Akademik Lektor Kepala sebagai jenjang nanti menuju ke jabatan akademik yang lebih tinggi lagi. 

Setelah rangkaian pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pendampingan yang disampaikan oleh Noorhayati, S.E., M.M. selaku narasumber. Kegiatan ini berfokus pada panduan teknis dan strategi bagi dosen dalam mengajukan kenaikan jabatan fungsional, mulai dari jenjang Asisten Ahli, Lektor, hingga Lektor Kepala, dengan memperhatikan regulasi terbaru, yaitu Permendiktisaintek Nomor 52 dan Kepmendikbudristek Nomor 39, serta pembaruan Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER) versi terbaru.

Pada sesi pertama, narasumber menyampaikan materi mengenai strategi penyusunan ranting dan keilmuan kepakaran dosen. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun arah dan rekam jejak keilmuan yang sesuai sebagai dasar dalam pengembangan karier akademik dosen.

Selanjutnya, sesi kedua membahas persyaratan administrasi dan pemenuhan angka kredit jabatan fungsional Lektor Kepala. Dalam pemaparannya, Nurhayati turut menjelaskan adanya pembaruan sistem dan ketentuan dalam pengajuan jabatan fungsional. SISTER versi 4 direncanakan diluncurkan pada 31 Agustus 2026.

Kemudian, pada sesi ketiga, kegiatan difokuskan pada pendampingan penyusunan dokumen usulan jabatan fungsional Lektor Kepala. Pada sesi ini, peserta mendapatkan arahan secara lebih teknis mengenai persiapan dan kelengkapan dokumen yang diperlukan dalam proses pengajuan. 

Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan para dosen dapat semakin siap dalam mempersiapkan kenaikan jabatan fungsional, mulai dari penyusunan arah keilmuan, pemenuhan persyaratan administrasi dan angka kredit, hingga penyusunan dokumen usulan. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung semakin banyak dosen STIKes YARSI Pontianak dan Akademi Farmasi YARSI Pontianak dalam mencapai jenjang jabatan akademik yang lebih tinggi, khususnya Lektor Kepala.