STIKes Yarsi Pontianak

Sejarah

Sejarah dan Perkembangan STIKes Yarsi Pontianak


Sejarah pendirian STIKes YARSI Pontianak berawal dari adanya kebutuhan akan tenaga perawat di Rumah Sakit Islam YARSI Pontianak. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, para pendiri YARSIbersepakat untuk mendirikan sekolah yang mencetak tenaga perawat, dengan harapan tenaga yang dihasilkan adalah tenaga siap pakai, berperilaku Islami dan memiliki dedikasi terhadap Rumah Sakit Islam YARSI Pontianak. Maka pada tanggal 11 Maret 1984 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 66/Kep./Diklat/Kes/1984 tentang Izin Penyelenggaraan Pendidikan Tenaga Kesehatan Keperawatan Dasar, mulai diselenggarakan pendidikan keperawatan dengan namaSekolah Perawat Kesehatan (SPK) YARSI Pontianak.

Sejak berdiri sampai tahun 1997, SPK YARSI telah meluluskan sebanyak 461 orang, dari 12 angkatan. Selain memenuhi kebutuhan tenaga perawat di Rumah Sakit Islam YARSI Pontianak, lulusan juga terserap sebagai  tenaga kesehatan di lingkungan pemerintah pusat, pemerintah daerah,  maupun swasta, yang tersebar diberbagai kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Selain mendidik tenaga perawat, SPK Yarsi juga pernah diberikan kepercayaan oleh Departemen Kesehatan (Depkes) untuk mendidik tenaga bidan Program C (tahun 1992-1994), dan telah meluluskan 33 orang bidan,dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga bidan di Kalimantan Barat. Sesuai dengan tujuan awal dalam rangka menghasilkan dan memenuhi kebutuhan tenaga perawat, maka program bidan dihentikan, sehingga pendidikan yang dilaksanakan berfokus pada peningkatan kualitas dan jenjang pendidikan tenaga perawat.

Dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia serta tuntutan profesionalisme di bidang keperawatan, SPK YARSI ditingkatkan statusnya (konversi) menjadi Akademi Keperawatan  YARSI Pontianak berdasarkan SK Menteri Kesehatan RI Nomor: H.K.00.06.1.1.1509 tertanggal 9 Mei 1997. Mulai tahun ini pendidikan yang dilaksanakan tidak lagi bertujuan menghasilkan tenaga perawat dasar, tetapi beralih menghasilkan tenaga perawat profesional pemula, dengan gelar ahli madya keperawatan (AMK atau A.Md.Kep.).

Sejak konversi pada tahun 1997 sampai tahun 2009, AKPER YARSI telah meluluskan tenaga perawat profesional pemula sebanyak 599 orang.  Lebih dari 90 % lulusan terserap sebagai  tenaga kesehatan di institusi pemerintah maupun di institusi milik swasta, yang secara langsung maupun tidak langsung berkontribusi banyak dalam menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat Kalimantan Barat pada khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Setelah 12 tahun berkiprah dalam penyelenggaraan pendidikan D-III Keperawatan, AKPER YARSI kembali berupaya meningkatkan diri menjadi institusi yang lebih besar, dari tingkat akademi menjadi sekolah tinggi, dengan beberapa program studi didalamnya. Dengan memenuhi segala persyaratan yang telah ditetapkan oleh Kemendiknas dan organisasi profesi (PPNI), akhirnya ditetapkanlah perubahan AKPER YARSI menjadi STIKes YARSI dengan Surat Keputusan Kemendinas RI No. 120/D/O/2009 tertanggal 03 Agustus 2009, dengan ijin menyelenggarakan Program Diploma III dan S1 Keperawatan. Kedepan, STIKes YARSI berpeluang untuk membuka program studi lain dalam lingkup kesehatan, sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan stakeholder di Kalimantan Barat khususnya, dan di Indonesia pada umumnya.

 

Highlight STIKes YARSI


Like & Share


Komentar Anda


Statistik Pengunjung

Visitors :21274 Visitor
Hits :56750 hits
Month :276 Users
Today : 36 Users
Online : 1 Users